Aku tak pernah menemukan jawaban yang sebenarnya tentang perasaanku yang sebenarnya .
Yang aku tahu bahwa aku menyayanginya. Aku menyembunyikan seberapa dalam perasaanku terhadapnya dari yang lain bahkan dari diriku sendiri. tapi kini aku tak sanggup bersembunyi lagi, aku membuka hatiku, membiarkan kerapuhan diriku memancar dan lepas dari dalam kehidupanku. Mungkin itulah yang selama ini hilang dalam kehidupanku, mengapa selama ini aku mengelak dari hati nuraniku. semua itu aku lakukan agar aku tak melihat suatu yang mudah disakiti.
Aku menutupi kerapuhanku dengan perisai profesionalisme dan sekian banyak alasan yang lainnya. aku menyembunyikan perasaanku yang sebenarnya. Pantas saja aku begitu kesepian saat seseorang yang aku panggil dengan sebutan ” kakak ” masuk dalam kehidupanku. dan kini aku hanya bisa berkata
” Jika kehidupan dan kesadaran adalah fenomena kuantum, mungkin cinta juga demikian. “
Mencintai dan tak mencintai
Gelombang dan partikel
Mungkin bagiku, ini masih keduanya., potensi tertunda yang hanya akan terjawab oleh waktu.
Tuesday, August 19, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment